TANYA: Kelinci saya umur menjelang 3
bulan. Kandang stabil sehat. Bersih dan makanan selama ini tidak
bermasalah. Setiap pagi kita kasih pelet dan malam rumput dalam kondisi
baik. Sering juga kita berikan wortel dan sayuran lain. Suatu hari kami
menemukan kelinci males makan, kaki depan merapat dan perut kembung.
Kelinci masih mau makan, tetapi hanya sedikit dan terlihat ada cairan
putih menggumpal keluar dari anus, terkadang disertai berak warna
cokelat. Apa penyebabnya?
JAWAB: Jika memang penyebabnya demikian
sebenarnya ada satu hal yang sedang menganggu dalam masalah pencernaan
kelinci. Lain halnya jika penyebabnya stress karena perjalanan jauh atau
mendadak dipisah dari induknya. Masalah ini mula-mula harus dilihat
pada situasi pencernaan. Kelinci pada umur 2 bulan ke atas sedang
giat-giatnya makan. Nafsu makan biasanya meninggi karena ia menjelang
dewasa, terlebih pada umur genap 3 bulan biasanya disertai dengan
perkembangan hormonal dengan ciri-ciri seringnya kelinci bermain-main
sex dengan cara menunggangi kelinci lain. Pada masa perkembangan ini
nafsu makan kelinci terkadang kurang seimbang dengan kemampuan
pencernaan. Kita tahu pencernaan kelinci tidak sekuat hewan ruminansia
lain karena proses fermentasinya hanya melalui usus besar. Jika makanan
dengan kandungan non serat terlalu berlebihan porsinya, seringkali
terjadi gangguan perncernaan (Gastro Intestinal). Melambatnya atau
penghentian gerak peristaltik usus dikenal sebagai gastrointestinal (GI)
stasis atau ileus.
Latar belakang masalahnya biasanya kelinci makan terlalu banyak pelet
karena lapar atau bisa juga disebabkan porsi berlebih sayuran
serat-kasar tinggi seperti terlalu banyak wortel, sayuran, kubis, jagung
manis, kangkung, atau buah-buahan dengan kadar gula tinggi (mangga,
rambutan, apel dan lain sebagainya). Ingat, makanan-makanan tersebut
memang tidak berbahaya, tetapi jika berlebihan bisa jadi menimbulkan
kembung, atau minimal mengakibatkan feses lunak. Jika Anda melihat
gejala seperti ini sebaiknya kurangi pakan padat, termasuk sayuran dan
dilarang memberikan buahan. Sementara total berikan rumput saja dulu
selama 2-3 hari. Baru kemudian nanti pakan padat (pelet) diberikan lagi
dengan porsi yang separoh dari kebiasaan. Sedikit saja asal bisa
mengganjal perut. Kalaupun mau dikasih sayuran cukuplah wortel dalam
jumlah sedikit. Intinya masalah ini terkait dengan ketidakseimbangan
antara nafsu makan dengan kemampuan mencerna.
Karena kelinci kembung rata-rata menimpa kelinci umur 2-3 bulan,
biasanya yang tertimpa adalah kelinci dominan dalam koloni. Itulah
sebabnya mengapa kelinci kembung dalam situasi seperti ini menimpa
mereka yang nafsu makannya tinggi dan kelinci yang lain aman. Prinsipnya
makanan tidak masalah, tetapi kalau kadar kalsium dan gula serta
karbohidrat terlalu tinggi akan menjadi masalah. Jadi kita harus jeli
melihat kasus ini dengan menata pola makan yang baik.
BAGAIMANA MENGOBATINYA? MENGAPA PEMAKAIAN ANTIBIOTIK JUGA TIDAK
SEMBUH?
Kembung dalam kasus ini bukan disebabkan masalah bakteri atau
protozoa sehingga tidak butuh antibiotik khusus. Ini murni
ketidaklancaran pencernaan karena kebanyakan pakan padat dengan
kandungan serat kasar terlalu tinggi, gula atau juga kalsium. Karena
gangguan itulah kotoran sulit difermentasi, kemudian menjadi masalah
dengan munculnya udara yang kemudian mengalirkan mucus (cairan putih).
Gangguan ini dalam kelinci sering mengakibatkan kematian karena kelinci
tidak bisa muntah. Itu saja masalahnya.
PENGOBATAN: Jika tidak disertai penyakit lain
salahsatu teori yang bisa dilakukan adalah dengan cara mendorong kelinci
berak secepatnya. Caranya, pangku kelinci anda dan urut perut kurang
lebih 10 menit. Tarik perut pelan-pelan ke bawah supaya kotoran
terdorong keluar. Antibiotik alamiah dari bawah putih bisa diberikan
sedikit ke mulut. Perlu juga membasahi tangan anda untuk mengurut perut
dengan cairan bawang putih. Mula-mula kelinci pasti tidak nyaman dan
berontak. Kita harus sabar dan pelan-pelan. Nanti pada langkah
selanjutnya biasanya kelinci akan merasa nyaman dengan elusan tersebut
karena memang pencernaannya sedang membutuhkan bantuan dorongan. Setiap 5
menit mengurut lepaskan di alam bebas biar kelinci lari. Biasanya kita
akan melihat kotoran keluar. Terus lanjutkan proses ini sampai
berkali-kali. cairan kelinci yang keluar itu tidak menular dan tidak
berbahaya. Untuk membantu kelancaran pengeluaran anda mesti memasok air
putih terus menerus.
Cara lain yang sangat efektif adalah dengan menyuntik perut kelinci
untuk mengeluarkan gas. Tetapi bagi yang belum pernah melihat praktik
ini biasanya sulit melakukan. Kesulitan utamanya ialah letak dimana
bagian perut yang akan disuntik untuk menarik gas keluar. Rekan saya,
Mutazim Fakkih di Klaten sudah biasa melakukan hal ini dan sukses.
Pada masa perawatan seperti ini jangan memberikan pakan berat,
seperti pelet. Semua harus diganti rumput biasa saja sebab memang
rumputlah pakan utama kelinci yang cocok untuk pencernaannya yang lemah.
Biasanya dalam kondisi kembung masih mau makan. Cairan putih atau feses
akibat kembung murni ini tidak menular. Lain halnya jika disertai
penyakit yang disebabkan oleh bakteri atau protozoa. Perawatan seperti
itu biasanya bisa dilakukan 3-4 hari. Kita memang harus telaten dan
sabar menemani kelinci. Kelak jika sehat kelinci akan sangat akrab
dengan kita karena kita menyelamatkannya dari sakit gawat. (fm/kabar
kelinci indonesia)
Saturday, May 7, 2011
Kelinci Kembung
TANYA: Kelinci saya umur menjelang 3
bulan. Kandang stabil sehat. Bersih dan makanan selama ini tidak
bermasalah. Setiap pagi kita kasih pelet dan malam rumput dalam kondisi
baik. Sering juga kita berikan wortel dan sayuran lain. Suatu hari kami
menemukan kelinci males makan, kaki depan merapat dan perut kembung.
Kelinci masih mau makan, tetapi hanya sedikit dan terlihat ada cairan
putih menggumpal keluar dari anus, terkadang disertai berak warna
cokelat. Apa penyebabnya?
JAWAB: Jika memang penyebabnya demikian
sebenarnya ada satu hal yang sedang menganggu dalam masalah pencernaan
kelinci. Lain halnya jika penyebabnya stress karena perjalanan jauh atau
mendadak dipisah dari induknya. Masalah ini mula-mula harus dilihat
pada situasi pencernaan. Kelinci pada umur 2 bulan ke atas sedang
giat-giatnya makan. Nafsu makan biasanya meninggi karena ia menjelang
dewasa, terlebih pada umur genap 3 bulan biasanya disertai dengan
perkembangan hormonal dengan ciri-ciri seringnya kelinci bermain-main
sex dengan cara menunggangi kelinci lain. Pada masa perkembangan ini
nafsu makan kelinci terkadang kurang seimbang dengan kemampuan
pencernaan. Kita tahu pencernaan kelinci tidak sekuat hewan ruminansia
lain karena proses fermentasinya hanya melalui usus besar. Jika makanan
dengan kandungan non serat terlalu berlebihan porsinya, seringkali
terjadi gangguan perncernaan (Gastro Intestinal). Melambatnya atau
penghentian gerak peristaltik usus dikenal sebagai gastrointestinal (GI)
stasis atau ileus.
Latar belakang masalahnya biasanya kelinci makan terlalu banyak pelet
karena lapar atau bisa juga disebabkan porsi berlebih sayuran
serat-kasar tinggi seperti terlalu banyak wortel, sayuran, kubis, jagung
manis, kangkung, atau buah-buahan dengan kadar gula tinggi (mangga,
rambutan, apel dan lain sebagainya). Ingat, makanan-makanan tersebut
memang tidak berbahaya, tetapi jika berlebihan bisa jadi menimbulkan
kembung, atau minimal mengakibatkan feses lunak. Jika Anda melihat
gejala seperti ini sebaiknya kurangi pakan padat, termasuk sayuran dan
dilarang memberikan buahan. Sementara total berikan rumput saja dulu
selama 2-3 hari. Baru kemudian nanti pakan padat (pelet) diberikan lagi
dengan porsi yang separoh dari kebiasaan. Sedikit saja asal bisa
mengganjal perut. Kalaupun mau dikasih sayuran cukuplah wortel dalam
jumlah sedikit. Intinya masalah ini terkait dengan ketidakseimbangan
antara nafsu makan dengan kemampuan mencerna.
Karena kelinci kembung rata-rata menimpa kelinci umur 2-3 bulan,
biasanya yang tertimpa adalah kelinci dominan dalam koloni. Itulah
sebabnya mengapa kelinci kembung dalam situasi seperti ini menimpa
mereka yang nafsu makannya tinggi dan kelinci yang lain aman. Prinsipnya
makanan tidak masalah, tetapi kalau kadar kalsium dan gula serta
karbohidrat terlalu tinggi akan menjadi masalah. Jadi kita harus jeli
melihat kasus ini dengan menata pola makan yang baik.
BAGAIMANA MENGOBATINYA? MENGAPA PEMAKAIAN ANTIBIOTIK JUGA TIDAK
SEMBUH?
Kembung dalam kasus ini bukan disebabkan masalah bakteri atau
protozoa sehingga tidak butuh antibiotik khusus. Ini murni
ketidaklancaran pencernaan karena kebanyakan pakan padat dengan
kandungan serat kasar terlalu tinggi, gula atau juga kalsium. Karena
gangguan itulah kotoran sulit difermentasi, kemudian menjadi masalah
dengan munculnya udara yang kemudian mengalirkan mucus (cairan putih).
Gangguan ini dalam kelinci sering mengakibatkan kematian karena kelinci
tidak bisa muntah. Itu saja masalahnya.
PENGOBATAN: Jika tidak disertai penyakit lain
salahsatu teori yang bisa dilakukan adalah dengan cara mendorong kelinci
berak secepatnya. Caranya, pangku kelinci anda dan urut perut kurang
lebih 10 menit. Tarik perut pelan-pelan ke bawah supaya kotoran
terdorong keluar. Antibiotik alamiah dari bawah putih bisa diberikan
sedikit ke mulut. Perlu juga membasahi tangan anda untuk mengurut perut
dengan cairan bawang putih. Mula-mula kelinci pasti tidak nyaman dan
berontak. Kita harus sabar dan pelan-pelan. Nanti pada langkah
selanjutnya biasanya kelinci akan merasa nyaman dengan elusan tersebut
karena memang pencernaannya sedang membutuhkan bantuan dorongan. Setiap 5
menit mengurut lepaskan di alam bebas biar kelinci lari. Biasanya kita
akan melihat kotoran keluar. Terus lanjutkan proses ini sampai
berkali-kali. cairan kelinci yang keluar itu tidak menular dan tidak
berbahaya. Untuk membantu kelancaran pengeluaran anda mesti memasok air
putih terus menerus.
Cara lain yang sangat efektif adalah dengan menyuntik perut kelinci
untuk mengeluarkan gas. Tetapi bagi yang belum pernah melihat praktik
ini biasanya sulit melakukan. Kesulitan utamanya ialah letak dimana
bagian perut yang akan disuntik untuk menarik gas keluar. Rekan saya,
Mutazim Fakkih di Klaten sudah biasa melakukan hal ini dan sukses.
Pada masa perawatan seperti ini jangan memberikan pakan berat,
seperti pelet. Semua harus diganti rumput biasa saja sebab memang
rumputlah pakan utama kelinci yang cocok untuk pencernaannya yang lemah.
Biasanya dalam kondisi kembung masih mau makan. Cairan putih atau feses
akibat kembung murni ini tidak menular. Lain halnya jika disertai
penyakit yang disebabkan oleh bakteri atau protozoa. Perawatan seperti
itu biasanya bisa dilakukan 3-4 hari. Kita memang harus telaten dan
sabar menemani kelinci. Kelak jika sehat kelinci akan sangat akrab
dengan kita karena kita menyelamatkannya dari sakit gawat. (fm/kabar
kelinci indonesia)
Sunday, March 27, 2011
Penyakit Kelinci dan Pengobatannya ( Diare )
Penyakit ini sering kita sebut mencret. Kelinci yang mengalami mencret dapat sembuh dan dapt juga mengalami kematian. Apabila kita tidak menangani secara tepat maka akan berakibat pada kematian pada kelinci. Agar kita tepat dan cepat bertindak menangani penyakit ini, kita harus mengetahui jenis diare/mencret yang dialami pada kelinci.
Ada beberapa jenis daire yang sering menyerang kelinci :
1. Diare Biasa dengan kotoran normal dan konsisten
Ada beberapa jenis daire yang sering menyerang kelinci :
1. Diare Biasa dengan kotoran normal dan konsisten
- Gejala : kotoran normal dan tidak dimakan kelinci dengan kondisi fases keras dan kondisi kelinci selera makannya bagus
- Penyebab : Kegemukan, sakit gigi, Rematik, Radang sendi, penyakit kulit disekitar selakangan
2. Diare biasa dengan kotoran lembut, cair dan konsisten
- Gejala : kotoran lembut tidak dimakan dengan kondisi butiran fases keras dan kondisi kelinci bagus
- Penyebab : Perubahan makanan, tidak ada serat makan, pakan terlalu berair, stress
3. Kokidiasis
- Gejala : kelinci mengalami diare bervariasi dengan dari fases cair hingga fases lembut tapi banyak. Hal ini berakibat kelinci jadi pendiam, berat badan menurun.
- Penyebab : parasit eimera , parasit ini muncul dikarenakan tempat yang sesak, kotor dan lembab. Parasit ini menyerang usus dan sistem pencernaan . Kelinci yang terinfeksi mengalami Oosista ( ini menyerang anakan kelinci diatas 21 hari dikarenakan kandang yang jorok pada waktu penggantian musim )
- Pencegahan : (1) Kandang harus bersih dari kotoran sekecil apapun, (2) Kandang tidak boleh kotor, basah dan lembab pada musim kemarau, (3) Pindahkan kelinci ke kandang yang lain dan kandang diberi vaksin setiap sudut sampai bersih
- Pengobatan : (1) Untuk kelinci yang nafsu makannya baik, berikan obat sulpha khususu hewan dan berikan makanan yang bergizi , (2) Obat pediatric suspensian produk trimethoprim/sulfamethoxazole sesuai dosis, (3)Obat alami : 3 daun pupus jambu klutuk, 2 pupus daun pepaya, pupus daun pisang secukupnya, garam sepucuk sendok teh, adu satu sendok teh. Tumbuk daun-daun tersebut dan peras , diambil airnya dicampur dengan garam dan madu dengan air hangat. Berikan secara oral ke mulut kelinci dengan suntikan ( tanpa jarum)
4. Mucoid Enteropathy
- Gejala : tidak ada fases keras , diare dan lendir bercampur, tidak ada fases yang keluar pada tahap berikutnya. Ciri-cirinya : perut kembung, badan membungkuk, pediam dan perut bersuara gemerutuk
- Penyebab : kelinci mengalami stress karena kondisi lingkungan yang tidak baik, udara terlalu panas, peralihan cuaca yang mendadak, perjalanan jauh, ancaman hewan buas, dan kelinci kalah dominan di satu kandang koloni. Kasus ini sering menimpa kelinci dibawah 2 bulan dan indukan kelinci yang menyusui.
- Pengobatan : Sebelum terjadinya penyakit ini alangkah baiknya dilakukan pencegahan terlebih dahulu. Untuk pengobatan baiknya dilakukan pengobatan secara alami seperti penanganan kokidiasis atau juga seperti penanganan penyakit kembung ( lihat pengobatan penyakit kembung )
Thursday, March 10, 2011
Cara Pemeliharaan Kelinci
A. Pejantan dan calon pejantan
B. Pemeliharaan induk bunting dan melahirkan
C. Pemeliharaan induk menyusui dan anak
D. Pemeliharaan kelinci sapih dan dara
A. Pejantan dan Calon Pejantan
- Pemeliharaan pejantan sebelum dewasa biasanya dipelihara secara
berkelompok ampai umur 5 bulan
- Didasarkan ukuran tubuh dan umur yang relatif sama.
- Setelah dewasa kelinci tersebut dikandangkan secara individu
- Kepadatan setiap kandang calon pejantan ini berkisar antara 2-5 ekor per m2
- Pemberian air minum ad libitum dan harus selalu tersedia setiap saat, dengan kondisi bersih,
- Pemberian pakan biasanya diberikan 3 kali per hari, pagi konsentrat, siang dan sore hari diberi rumput. Sanitasi kandang dan peralatan harus dilakukan setiap pagi, Makanan 4-6 ons ransum pellet komplit per hari
- Kelinci jantan baru bisa dikawinkan pada umur 5-6 bulan (tergantung pula pada jenisnya)
- Jenis besar baru dapat dikawinkan umur 8-12 bulan, dan jenis ringan biasanya lebih cepat dikawinkan daripada type besar
- Biasanya dalam mengawinkan kelinci, kelinci betina dimasukan ke kandang pejantan, dan tidak boleh sebaliknya. bila telah selesai yang betina di kembalikan lagi ke kandang betina
- Satu ekor jantan bisa mengawini 8-10 ekor betina.
B. Pemeliharaan Induk Bunting dan melahirkan
Kelinci bunting memerlukan perawatan yang baik, untuk perkembangan anak yang dikandungnya agar dapat lahir sehat dan selamat diantaranya :
Kualitas pakan yang baik serta Jumlah pakan ditambah dari takaran pemberian biasanya, baik konsentrat maupun hijauan. Perlu diperhatikan jangan sampai kelinci menjadi kegemukan, karena dapat mengakibatkan kesukaran daiam melahirkan dan tidak baik bagi perkembangan janinnya. Dalam mengubah kualitas / kuantitas pakan yang diberikan perlu diingat cara penggantiannya, karena jika dengan tiba-tiba mengganti ransum ternak akan mengalami stress. Penggantian ransum tersebut harus mengikuti syarat-syarat sebagai berikut:
1. 75 % ransum lama + 25 % ransum baru.
2. 50 % ransum lama + 50 % ransum baru.
3. 25 % ransum lama + 75 % ransum baru.
4. 100 % ransum baru sampai anak dilahirkan dan menyusui.
Tatalaksana Pemeliharaan Temak Kelinci 7 Pemberian pakan 4-5 ons dalam bentuk pellet, dari mulai melahirkan sampai kebuntingan. Lama bunting 31 - 32 hari, tapi ada kalanya 29 hari atau sampai 33 hari. Pada kelinci dikenal adanya bunting palsu, seperti tanda-tanda kebuntingan meskipun belum pernah dipacek dengan tingkah laku seperti mau beranak, menggali lubang dan mengumpulkan bulu pada peti makanan, biasanya terjadi 16-20 hari setelah pemacekan, air susu juga keluar. Bunting palsu dapat terjadi bilamana dua kelinci saling menaiki,waktu mereka belum dipacekkan, kelinci dalam keadaan ini seolah-olah ada tanda mau beranak. Untuk meyakinkan masukan pada pejantan sampai menerima pemacekan, tetapi selama bunting palsu tidak akan mau dikawinkan Penentuan kebuntingan dilakukan dengan dua cara, yaitu :
1. Palpasi (perabaan), harus oleh orang yang sudah berpengalaman.
2. Kelinci betina tidak mau dinaiki oleh pejantan.
Air minum tidak boleh kurang, karena air disini akan membantu pertumbuhan janin dan menjaga kondisi induknya. Pengaruh cuaca, biasanya akan mengganggu, sehingga jika air minum tidak tersedia, maka induk akan kekurangan cairan, yang akibatnya anak kelinci yang baru lahir akan dimakan (kanibalisme) Kotak Sarang pada hari ke-27 umur kebuntingan, kotak sarang harus segera disediakan, ini akan terlihat apabila induk sudah mencabuti bulunya sendiri dan sering meletakannya dalam kotak sarang
Kotak sarang harus diberi ramput kering, ukuran kotak sarang yang biasa digunakan adalah : panjang 40 cm, lebar 30 cm, tinggi 30 cm, dengan lubang untuk keluar masuk induk berukuran 15×15 cmdan dibawah kotak sarang diberi lubang untuk drainase
Bila kita melihat anak kelinci yang dilahirkan diluar kotak sarang harus segera kita bantu (biasanya kelinci melahirkan pada malam hari).
C. Pemeliharaan Induk Menyusui atau Laktasi.
Pada pemeliharaan induk menyusui harus lebih diperhatikan, karena pada periode ini anak-anak kelinci sangat tergantung kepada kondisi induknya, sehingga pemberian makanan / air minum harus lebih banyak daripada periode lainnya.
Pemberian air minum pada kelinci menyusui, biasanya ditambahkan koksidiostat dengan takaran 20 ml dalam 3,2 liter aky dan raemakal sistem 3:2:3 artinya 3 hari diberi obat, 2 hari tidak diberi dan 3 hari diberi lagiBiasanya anak disapih pada umur 8 minggu, atau juga yang disapih lebih dini yaitu 4 minggu, hal ini akan memberikan keuntungan pada peternak, karena induk dapat dikawinkan lagi lebih cepat, sehingga jumlah produksi anak per satuan waktu akan lebih banyak.
Produksi susu pada kelinci biasanya dicapai sampai umur 3 minggu laktasi, kemudian akan menurun kembali dan berhenti sampai anak disapih (8 minggu). Litter size berkisar antara 5-8 ekor. Induk peitama kali melahirkan litter size sedikit dibandingkan dengan induk yang telah beberapa kali melahirkan, pada kelahiran I litter size anak 4-6 ekor dan pada kelahiran selanjutnya menghasilkan 6-8 ekor. Pada kelinci yang baru pertama kali melahirkan (dara), sebelum melahirkan biasanya bulunya tidak dicabuti, sehingga anak yang dilahirkan tidak akan disusui.
Induk yang terlalu banyak melahirkan anak, dan tidak dapat memelihara anak dengan baik, maka anaknya dapat ditirikan (fostering) kepada induk yang lain. Syarat umur anak yang ditirikan harus sama dengan umur anak induk tiri, agar saat umur penyapihan bisa bersama-sama. Anak yang ditirikan harus dipisahkan dengan menggunakan bau-bauan agar induk tiri tidak dapat membedakan antara anak sendiri dengan anak tirinya, kalau tidak ada yang sama minimal berkisar 2-3 hari.
Anak kelinci yang baru dilahirkan badannya tidak berbulu dan matanya masih tertutup sampai berumur 10-11 hari. Sesudah beramur 19 hari, mereka baru mau meninggalkan kotak sarang dan mulai ikut makan rumput seperti induknya. Adapula anak kelinci yang keluar dari sarangnya sebelum mencapai umur 19 hari, disebabkan air susu induk sangat kurang, atau keadaan di dalam sarang terlampau panas. Kelinci mulai belajar makan konsentrat pada umur 3 minggu (21 hari).
Beberapa hal yang perlu diperhatikan sejak anak kelinci lahir : a. Memeriksa kotak sarang, apakah terdapat anak kelinci yang mati atau tidak, dan memasukkan anak kelinci yang keluar dari kotak sarang (bila ada yang mati cepat dibuang). b. Menjaga ketenangan lingkungan, biasanya jika induk ketakutan maka dapat memakan anaknya dalam rangka usaha induk untuk menyelamatkan anaknya dari gangguan. c. Menjaga kotak sarang jangan sampai basah atau lembab. d. Jumlah anak yang dilahirkan berbeda, maka induk yang melahirkan anak yang lebih banyak harus ditirikan kepada induk yang jumlah anaknya sedikit.
Mortalitas pada kelinci pra sapih sebesar 14,7 - 23,3 % Mortalitas tersebut disebabkan : 1. Sesudah melahirkan induk kelinci terganggu ketenangannya sehingga menjadi ketakutan, induk melompat kesarang anaknya, sehingga anak-anaknya terinjak. 2. Anak kelinci tidak mendapat air susu (2-3 hari), karena induk gagal memproduksi air susu. 3. Induk tidak mempunyai sifat keibuan, sehingga tidak mau menyusui anaknya. 4. Sifat kanibal pada induk, penyebabnya : - Keturunan Induk sering / banyak terganggu. - Air minum / makanan baik mutu maupun jumlahnya sangat kurang dan anak yang baru lahir tersebut mati / luka.
D. Pemeliharaan Kelinci Sapih / Dara
Pada umumnya umur 6 minggu oleh induknya sudah mulai disapih karena kelinci sudah dapat makan konsentrat dan rumput, tetapi secara umum umur 8 minggu. Bobot sapih rata-rata umur 8 minggu 1 - 2 kg. Sebelum disapih anak kelinci di sexing. Pemeliharaan dalam kandang koloni,dengan kepadatan maksimal 7 ekor per m2 . Umur dara kepadatan kandangnya 4-5 ekor per m2, Pemeliharaannya sama dengan periode yang lainnya.
Sumber : http://blogs.unpad.ac.id/SaulandSinaga/?p=71
Friday, March 4, 2011
Obral Kelinci Potong
Di peternakan kami sedang ada program mengurangi pejantan lokal, semuanya ada 10ekor kami tawarkan semuanya dengan harga Rp. 350.000,-.
Bagi anda yang berminat silahkan hubungi kami.
Salam Truwellu.
Sunday, February 20, 2011
Lokasi Truwelu Rabbit
Mohon maaf untuk para rabbit lover sekalian, sekarang "Muksan Rabbit" telah berganti nama menjadi "TRUWELU Rabbit".
Untuk alamat dan contact person masih tetep sama.
Dari arah Pati menuju Kudus, setelah PT. Dua Kelinci, 1Km ada mini market CERAH, terus 200m kanan jalan ada Papan nama TRUWELU Rabbit.
Dari Kudus ke Pati, Setelah pom bensin Kaliampo, 1Km ada SD N Wangunrejo, 500m kiri jalan dari SD ada papan nama TRUWELU Rabbit.
Gampang kan alamatnya????
Salam telinga panjang.
Monday, November 15, 2010
Tuesday, October 12, 2010
Kandang Kelinci
Prasyarat kandang yang ideal untuk kelinci
Prasyarat kandang yang ideal untuk kelinci
Ada dua aspek yang perlu diperhatikan dalam perkandangan kelinci. Pertama adalah, rumah kandang yaitu rumah yang melindungi kelinci dari segala faktor cuaca yang merugikan. Fungsi dari rumah ini untuk keamanan. Yang kedua yaitu kandang untuk setiap individu kelinci itu sendiri.Yang diantaranya kandang koloni untuk para anak kelinci yang baru lepas sapih dan untuk kelinci remaja.
Kedua aspek diatas sering dianggap hal yang sepele. Banyak orang yang menjadikan lingkungan rumahnya untuk dijadikan arana memelihara kelinci tanpa melihat maalah dari cuaca dan keamanan klinci itu sendiri.Hal itu bisa dilakukan tapi tidak baik dalam pertumbuhan kelinci tersebut.
Kelinci merupakan hewan yang sensitive terhadap keadaan dan membutuhkan kondisi yang tenang. Hal ini sangat berpengaruh pada kondisi stress kelinci yang sedang hamil. Sebaiknya dihindari terlalu banyak lalu lalang orang di sekitar kandang kelinci.
Prinsip yang perlu diperhatikan dalam penempatan kandang :
Hal yang perlu dipikirkan jika membuat lantai kandang yaitu lantai kandnag harus memudahkan dalam pembersihan. Efektifitas menyapu dan mengepel harus menjadi prioritas.
Pada umumya kandang terbuat dari semen atau tegel yang sangat efekif dlam pembersihan.Usahakan lantai mudah dialiri air dan mudah utuk dibersihkan. Hal ini diperlukan agar urin dan kotoran kelinci dapat dibersihkan, dinagkut dan ditampung untuk kemudian dpat dimanfaatkan. Lantai kandang pun biasanya dilengkapi dengan gorong2 yang memudahkan dalam menangani kotoran agar tidak menumpuk dan urin dapat dialiri ke tempat penampungan.
Kandang individu
Prasyarat kandnag yang nyaman sudah kita ketahui bersama untuk itu perlu juga diketahui kandang yang baik untuk setiap individu kelinci. Kandang yang baik bukan hanya menguntungkan kelinci saja tapi juga menguntungkan diri Anda yang merawat dan membersihkan kandang kelinci setiap hari.
Hal-hal yang perlu diperhatikan :
- Kandang berbahan kayu, bamboo, kawat atau besi harus kuat dan tidak mudah rusak oleh gigitan kelinci.
- Kandang harus memperhatikan ventilasi yang baik agar tidak pengap
- Pintu kandang harus mudah dibuka dan dikunci agar kelinci tidak meloncat keluar.
- Kandang dilengkapi sela-sela pada bagian alas yang memudahkan kotoran dan urine keluar serta sisa-sisa makanan. Namun jarak sela-sela jangan terlalu jauh agar kelinci tidak teperosok.
- Kandang harus mudah dibersihkan
- Penempatan tempat pakan dan minum harus kokoh agar tidak mudah terbalik.
Kandang yang memakai kawat lebih awet dibandingkan bahan bamboo dan kayu. Namun kawat yang baik haruslah yang bebas karat. Modal untuk kandnag besi jika untuk jangka panjang memang lebih murah dibandingkan bahan lainnya hal ini dikarenakan kandang besi yang terawatt dapat tahan hingga 10 tahun, sedangkan kandnag bamboo dan kayu paling lama hanya 3-5 tahun. Hal ini dikarenakan sifat kelinci yang senang mengasah giginya dang menggerogoti bahan tersebut.
Namun sebenarnya tidak ada patokan khusus untuk bahan dalam pembuatan kandang, namun yang harus diperhatikan aspek ekonomis dan efisiensi bahan.
Kedua aspek diatas sering dianggap hal yang sepele. Banyak orang yang menjadikan lingkungan rumahnya untuk dijadikan arana memelihara kelinci tanpa melihat maalah dari cuaca dan keamanan klinci itu sendiri.Hal itu bisa dilakukan tapi tidak baik dalam pertumbuhan kelinci tersebut.
Kelinci merupakan hewan yang sensitive terhadap keadaan dan membutuhkan kondisi yang tenang. Hal ini sangat berpengaruh pada kondisi stress kelinci yang sedang hamil. Sebaiknya dihindari terlalu banyak lalu lalang orang di sekitar kandang kelinci.
Prinsip yang perlu diperhatikan dalam penempatan kandang :
- Kandang tidak diperkenankan dekat dengan selokan atau tempat pembuangan sampah.
- Posisi kandang sebaiknya di tempat mendatar, tidak berada di lingkungan lereng bukit sehingga mengurangi dampak buruk yang ditumbulkan angin
- Lokasi kandang sebaiknya dekat dengan rumah, berjarak antara 10-20 meter, hal ini agar memudahkan dalam mengontrol kondisi kelinci.
- Sinar matahari pagi sangat penting bagi kelinci untuk itu kandang kelinci sebaiknya tersinari matahari pagi dan terlindungi matahari siang.
- Buat lah kondisi kandang sealami mungkin karena kelinci nyaman jika kesehariannya meyaksikan hijauan-hijauan dan yang biasa ada di habitat aslinya.
- Keberadaan kandang terjaga dan nyaman suhu yang baik yaitu berkisar antara 15 – 22 derajat Celsius. Kebersihan kandang pun menjadi factor mutlak yang wajib untuk selalu terjaga. Kelembaban kandang pun perlu diperhatikan hal ini utuk mengurangi resiko penyebaran penyakit.
Hal yang perlu dipikirkan jika membuat lantai kandang yaitu lantai kandnag harus memudahkan dalam pembersihan. Efektifitas menyapu dan mengepel harus menjadi prioritas.
Pada umumya kandang terbuat dari semen atau tegel yang sangat efekif dlam pembersihan.Usahakan lantai mudah dialiri air dan mudah utuk dibersihkan. Hal ini diperlukan agar urin dan kotoran kelinci dapat dibersihkan, dinagkut dan ditampung untuk kemudian dpat dimanfaatkan. Lantai kandang pun biasanya dilengkapi dengan gorong2 yang memudahkan dalam menangani kotoran agar tidak menumpuk dan urin dapat dialiri ke tempat penampungan.
Kandang individu
Prasyarat kandnag yang nyaman sudah kita ketahui bersama untuk itu perlu juga diketahui kandang yang baik untuk setiap individu kelinci. Kandang yang baik bukan hanya menguntungkan kelinci saja tapi juga menguntungkan diri Anda yang merawat dan membersihkan kandang kelinci setiap hari.
Hal-hal yang perlu diperhatikan :
- Kandang berbahan kayu, bamboo, kawat atau besi harus kuat dan tidak mudah rusak oleh gigitan kelinci.
- Kandang harus memperhatikan ventilasi yang baik agar tidak pengap
- Pintu kandang harus mudah dibuka dan dikunci agar kelinci tidak meloncat keluar.
- Kandang dilengkapi sela-sela pada bagian alas yang memudahkan kotoran dan urine keluar serta sisa-sisa makanan. Namun jarak sela-sela jangan terlalu jauh agar kelinci tidak teperosok.
- Kandang harus mudah dibersihkan
- Penempatan tempat pakan dan minum harus kokoh agar tidak mudah terbalik.
Kandang yang memakai kawat lebih awet dibandingkan bahan bamboo dan kayu. Namun kawat yang baik haruslah yang bebas karat. Modal untuk kandnag besi jika untuk jangka panjang memang lebih murah dibandingkan bahan lainnya hal ini dikarenakan kandang besi yang terawatt dapat tahan hingga 10 tahun, sedangkan kandnag bamboo dan kayu paling lama hanya 3-5 tahun. Hal ini dikarenakan sifat kelinci yang senang mengasah giginya dang menggerogoti bahan tersebut.
Namun sebenarnya tidak ada patokan khusus untuk bahan dalam pembuatan kandang, namun yang harus diperhatikan aspek ekonomis dan efisiensi bahan.
Sumber : http://rabbitranch.wordpress.com/
Subscribe to:
Posts (Atom)






